MAKALAH
LARANGAN MEROKOK
Di
Susun Oleh :
Nama : Nikko Bayu Sapto
No :
10
Kelas :XII Pemasaran 2
Guru Pembimbing
SUYANTO
SMK NEGERI 1 WONOGIRI
TAHUN PELAJARAN 2011/2012
KATA PENGANTAR
Puji syukur yang
dalam saya sampaikan ke hadiran Tuhan Yang Maha Pemurah, karena berkat
kemurahan-Nya makalah ini dapat saya selesaikan sesuai yang diharapkan.Dalam
makalah ini saya membahas tentang“Larangan Merokok”, suatu permasalahan yang
sering dilupakan oleh banyak orang. Padahal dapat menimbulakan permasalahan
yang cukup besar.
Makalah ini sengaja saya buat
untuk kembali mengingatkan masyarakat bahwa merokok memiliki efek yang besar
bagi kesehatan tubuh.Selain itu semoga setelah membaca makalah ini masyarakat
tahu mengapa rokok tidak baik bagi kesehatan tubuh mereka.
Dalam proses pendalaman materi
bahaya rokok ini, tentunya saya mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi dan
saran, untuk itu rasa terima kasih yang dalam-dalamnya saya sampaikan pada :
• Bp.Suyanto selaku guru mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas XII Pemasaran 2
• Rekan-rekan yang telah banyak memberikan masukan untuk makalah ini.
Demikian makalah ini saya buat
semoga membawa manfaat,
Wonogiri,30 Oktober 2011
Penyusun
Nikko Bayu
Sapto
DAFTAR ISI
Kata Pengantar
BAB I. Pendahuluan
- Latar Belakang
- Tujuan
- Sistematika Penulisan
BAB II. Pembahasan
Lampiran
BAB III. Penutup
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Merokok bukanlah
hal yang dianggap tabu oleh masyarakat kita,meskipun yang melakukannya adalah
anak yang masih duduk di bangku sekolah.Hal ini sangat memprihatinkan, karena
sebagaimana kita ketahui bahwa di dalam rokok terdapat banyak zat beracun yang
nantinya akan mengganggu kesehatan tubuh kita.
Untuk itu dengan dibuatnya makalah ini
diharapkan warga masyarakat dapat sadar dan segera meninggalkan atau mengurangi
kebiasaan mereka yang tidak baik.Karena bagaimanapun juga dampak rokok bagi
kesehatan pelaku (perokok aktif) maupun kesehatan orang yang terkena paparan
asap rokok perokok aktif (perokok pasif) sangat besar,karena zat beracun yang
terkandung di dalamnya
Tujuan
Melihat semakin
banyaknya jumlah perokok setiap tahunnya, yang nantinya dampak negatifnya akan
kita rasakan juga baik cepat ataupun lambat. Sehingga dengan dibuatnya makalah
ini masyarakat diharapkan dapat:
a. Mengetahui tentang seluk beluk
rokok dan zat racun yang dikandungnya
b. Mengetahui seberapa besar dampak
rokok bagi kesehatan tubuh
c. Mengurangi atau berhenti merokok setelah
mengetahui dampak yang di timbulkan
.
Sistematika Penulisan
Adapun sitematika penulisan makalah
ini yaitu:
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini berisikan tentang latar
belakang masalah, tujuan penulisan, batasan masalah serta sistematika
penulisan.
BAB
II PEMBAHASAN
Dalam bab ini diuraikan penjelasan – penjelasan tentang “Bahaya Rokok
Bagi Kesehatan Tubuh Kita” yang meliputi zat - zat beracun yang terdapat dalam
rokok dan dampaknya,beberapa penelitian tentang rokok,hambatan, dan cara mengatasi
permasalahan yang ada.
BAB III PENUTUP
Bab ini berisikan tentang kesimpulan
dari isi makalah dan saran yang saya sampaikan kepada pembaca makalah
ini.Semoga membawa manfaat
BAB II
PEMBAHASAN
Rokok adalah produk yang berbahaya & adiktif
(menimbulkan ketergantungan) karena didalam rokok terdapat 4000 bahan kimia
berbahaya yang 69 diantaranya merupakan zat karsinogenik (dapat menimbulkan
kanker). Zat-zat berbahaya yang terkandung didalam rokok antara lain : tar,
karbon monoksida, sianida, arsen, formalin, nitrosamine dll.
Efek rokok terhadap kesehatan
sendiri sangat membahayakan, akibat kandungan berbagai bahan kimia berbahaya
yang ada di dalam rokok maka dengan merokok sama saja kita memasukkan
bahan-bahan berbahaya tersebut ke dalam tubuh kita. Penyakit-penyakit yang
diketahui dapat disebabkan oleh rokok antara lain : kanker tenggorokan, kanker
paru-paru, kanker lambung, penyakit jantung koroner, pneumonia, gangguan sistem
reproduksi dll.
Tetapi walaupun rokok sudah
banyak diketahui bahayanya & menimbulkan banyak penyakit , masih banyak
saja orang yang tetap merokok. Salah satu alasannya adalah kandungan nikotin di
dalam rokok akan menimbulkan kecanduan bagi para penghisapnya sehingga apabila
mereka tidak merokok, mereka akan merasakan gangguan seperti gelisah,
berkeringat dingin, sakit perut dll. Kemudian ketika mereka merokok kembali
& nikotin telah menyentuh otak lagi, barulah mereka akan merasa tenang
& dapat berkonsentrasi.
Oleh sebab itu banyak perokok
yang akan terus menjadi perokok seumur hidupnya, walaupun apabila mereka
mempunyai keinginan yang kuat untuk berhenti, mereka sulit menghentikan
kecanduan mereka terhadap rokok. Salah satu hal lain yang turut menjadi
keprihatinan adalah jumlah perokok yang semakin meningkat dari tahun ke tahun,
hal ini berarti bahwa terdapat pertambahan perokok baru setiap saat yang
kemungkinan besar akan terus menjadi perokok aktif seumur hidupnya. Perokok
baru tersebut sebagaian besar adalah anak-anak & remaja.
Statistika Penggunaan Rokok di Indonesia
Berdasarkan data Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional)
yang dilakukan oleh BPS (Badan Pusat Statistik) pada tahun 2001 & 2004
didapatkan kenaikan pada jumlah perokok baik dewasa maupun anak-anak di Indonesia.
Dimana kenaikan berarti terjadi pada perokok perempuan (baik dewasa ataupun
remaja) serta anak-anak. Pada tahun 2001 jumlah perokok perempuan dewasa di
Indonesia adalah 1,3 % yang kemudian pada tahun 2004 angka tersebut naik
menjadi 4,5 % (naik 3,5x) kemudian untuk perempuan remaja (usia 15-19 tahun)
pada tahun 2001 sebanyak 0,2 % naik menjadi 1,9 % pada tahun 2004 (naik 9,5x).
Untuk perokok anak-anak sendiri (usia 5-9 tahun) pada tahun 2001 sebesar 0,4 %
naik menjadi 1,8 % pada tahun 2004 (naik > 4x).
Hal ini tentu menjadi
keprihatinan bagi kita semua karena bila dilihat berdasarkan statistik pengguna
rokok tersebut didapatkan peningkatan jumlah perokok aktif dari waktu ke waktu.
Bisa dilihat bahkan anak-anak seusia 5 tahun pun sudah mulai mengenal rokok
& kemungkinan besar akan menjadi perokok aktif sepanjang hidupnya yang
tentu saja akan membuatnya lebih lama terkena bahaya rokok & lebih rentan
pula untuk terkena penyakit karena rokok.
Racun pada Rokok
Dalam
sebatang rokok terkandung sekitar 4000 macam zat kimia. Zat kimia yang
dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin,
gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein,
asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4-etilkatekol,
ortokresol dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat di dalam rokok.
Dari sekitar 4000 macam zat kimia
yang ada dalam rokok , setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi
kesehatan manusia. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon
monoksida.
- Tar
adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada
paru-paru.
- Nikotin
adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini
bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan.
- Karbon
monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat
darah tidak mampu mengikat oksigen.
Efek Racun
Efek
racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami resiko (dibanding
yang tidak mengisap asap rokok):
Merokok merupakan penyebab utama dari
sekitar 90% kasus kanker paru-paru pada pria dan sekitar 70% pada
wanita. Semakin banyak rokok yang dihisap, semakin besar resiko untuk menderita
kanker paru-paru.
Bahaya Merokok Pada Remaja
Pada remaja, masalah kesehatan jangka pendek termasuk
diantaranya penyakit yang dapat timbul akibat rokok adalah gangguan pernafasan,
kecanduan nikotin serta meningkatnya resiko untuk menggunakan bahan berbahaya
lain termasuk obat terlarang. Sedangkan masalah jangka panjangnya adalah kenyataan
bahwa sekali orang telah menjadi perokok aktif maka biasanya akan terus menjadi
perokok aktif sepanjang hidupnya.
Berikut beberapa masalah lain yang dapat timbul akibat bahaya rokok :
- Perokok
mempunyai fungsi paru-paru yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka
yang bukan perokok.
- Merokok
mengurangi pertumbuhan paru-paru.
- Pada
orang dewasa, penyakit yang disebabkan oleh rokok adalah penyakit jantung
& stroke. Penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut juga mulai
terlihat pada remaja yang menggunakan rokok.
- Merokok
dapat menurunkan performa & daya tahan tubuh para remaja, bahkan pada
remaja yang aktif berolahraga.
- Secara
rata-rata, orang yang merokok 1 bungkus atau lebih setiap harinya
berkurang hidupnya selama 7 tahun dibandingkan orang yang tidak merokok.
- Merokok
sejak usia dini akan meningkatkan resiko untuk terkena kanker paru-paru.
Untuk penyakit lain karena rokok maka resikonya juga akan semakin
meningkat apabila terus merokok.
- Remaja
yang menggunakan rokok mempunyai kemungkinan 3x lebih banyak dibandingkan
mereka yang tidak merokok untuk menggunakan alkohol, 8x lebih banyak untuk
menghisap ganja serta 22x lebih banyak untuk menggunakan kokain. Merokok
juga sering dihubungkan dengan terjadinya kelakukan beresiko lain seperti
berkelahi ataupun melakukan hubungan seksual secara dini. Bahaya merokok
pada remaja dengan kata lain memberi efek buruk lebih dini.
Melindungi Remaja Dari Bahaya Merokok
Berikut
tips dari mayoclinic untuk membantu remaja agar dapat menjauhi rokok :
- Pahami
ketertarikan yang dapat ditimbulkan oleh rokok.
Terkadang remaja melihat rokok sebagai suatu bentuk pemberontakan atau
sebagai cara untuk dapat diterima oleh teman-temannya. Untuk mengetahui
lebih jelas ajaklah anak berdiskusi mengenai rokok termasuk pandangannya
mengenai rokok tersebut.
- Katakan
tidak pada rokok.
Mungkin terkadang para orang tua merasa bahwa anak tidak pernah
mendengarkan ucapan mereka, tetapi jangan patah semangat. Tetaplah katakan
tidak pada rokok & bilang bahwa tindakan tersebut tidak dapat diterima
oleh anda.
- Berikan
contoh yang baik.
Anak biasanya akan meniru tindakan orang terdekatnya, jadi apabila orang
tua melarang anaknya untuk merokok, sebaiknya mereka pun juga tidak
mengkonsumsi rokok.
- Rokok
bukanlah hal yang keren.
Tunjukkan pada anak bahwa merokok bukanlah sesuatu hal yang keren atau
dapat dibanggakan. Rokok dapat membuat nafas menjadi bau, membuat gigi
menjadi kuning, menyebabkan batuk & kehilangan tenaga untuk dapat
melakukan aktifitas olahraga ataupun kegiatan lain.
- Rokok
membuang uang.
Merokok merupakan hal yang mahal. Bantu anak untuk menghitung pengeluaran
yang harus dilakukan apabila mengkonsumsi rokok selama seminggu, sebulan
ataupun setahun. Bandingkan uang tersebut dengan barang elektronik ataupun
barang lain yang dapat diperoleh apabila tidak merokok.
- Pahami
tekanan dari teman sebaya.
Adanya teman yang merokok dapat mempengaruhi anak. Berikan mereka
kepercayaan diri untuk dapat bersosialisasi dengan teman mereka tanpa
merokok.
- Tangani
kecanduan akibat rokok dengan serius.
Banyak remaja yang percaya bahwa mereka dapat berhenti merokok kapanpun
mereka mau, tetapi kenyataannya nikotin dapat membuat mereka menjadi
kecanduan sama seperti pada orang dewasa.
- Berikan
gambaran mengenai masa depan mereka.
Anak-anak cenderung percaya bahwa mereka tidak akan terkena dampak buruk
dari rokok. Tetapi masalah kesehatan seperti kanker, serangan jantung
& stroke sangat beresiko dialami oleh mereka yang merokok. Berilah
contoh orang yang anda kenal yang menderita karena rokok.
- Awasi
penggunaan produk bertembakau lainnya
Banyak jenis produk bertembakau lainnya yang dianggap lebih aman daripada
rokok. Tetapi sebenarnya produks tersebut sama saja dengan rokok, dapat
menimbulkan ketergantungan serta bahaya kesehatan yang sama.
- Ikut
terlibat secara aktif.
Aktiflah untuk ikut terlibat dalam kegiatan pencegahan rokok baik di
sekolah ataupun lingkungan rumah.
LAMPIRAN BEBERAPA
GAMBAR YANG MENARIK BAGI PEROKOK
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Merokok
jelas-jelas menyebabkan banyak gangguan kesehatan, tidak hanya bagi perokok itu
sendiri tapi juga orang-orang disekitarnya, seperti yang sudah banyak
dibuktikan oleh para peneliti. Banyak fakta juga menunjukan bahwa merokok
membebani ekonomi keluarga untuk tujuan yang tidak produktif.
Saran
Setelah membaca
makalah ini, semoga masyarakat dapat tersadarkan akan bahaya rokok bagi
kesehatan mereka dan segera meninggalkan kebiasaan merokoknya, supaya kesehatan
mereka tetap terjaga dan nantinya menjadikan tubuh mereka sehat bugar dan
terhindar dari penyakit yang mengancam jiwa mereka.